BMKG Akhirnya Berkomentar Soal Fenomena Awan DI Yogyakarta
BMKG Akhirnya Berkomentar Soal Fenomena Awan DI Yogyakarta alias Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Yogyakarta akhirnya menegaskan tentang fenomena awan yang muncul berbentuk seolah-olah terbelah tidak ada hubungannya dengan munculnya bencana alam lain. “Memang muncul awan yang unik di luar kebiasaan. Tetapi, hal itu tidak ada kaitannya dengan munculnya bencana alam lain,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tony Agus Wijaya.
Oleh karena itu, lanjut Tony, masyarakat tidak perlu khawatir apabila sewaktu-waktu muncul fenomena awan berbentuk unik di luar kebiasaan. Menurut Tony, fenomena munculnya awan dengan bentuk unik tersebut dapat disebabkan oleh dua aspek, yaitu awan “cirrus” yang berada di ketinggian 3.000 meter. Awan tersebut mengandung kristal-kristal es.
Sedangkan kemungkinan lain yang menyebabkan terjadinya fenomena tersebut adalah adanya pesawat yang melewati daerah berawan.
“Interaksi antara mesin pesawat yang bersuhu panas dengan awan yang bersuhu dingin menyebabkan terbentuknya awan unik itu,” lanjutnya.
Mengenai gerhana bulan yang terjadi pada Senin malam (4/6) dan gempa bumi di Sukabumi pada Senin (4/6), lanjut dia, juga tidak berhubungan dengan munculnya fenomena awan vertikal yang terlihat di Padang. “Kejadian-kejadian tersebut tidak saling berhubungan. Hanya kebetulan saja terjadi berurutan,” tuturnya. Tony mengatakan, wilayah DIY bagian selatan, adalah wilayah yang berpotensi gempa bumi karena merupakan daerah pertemuan dua lempeng tektonik.
Sementara itu, dampak dari gerhana bulan adalah adanya gaya tarik maksimal terhadap air laut, sehingga terjadi pasang paling tinggi. “Gerhana bulan juga sama sekali tidak berhubungan dengan gelombang laut. Tingginya gelombang laut disebabkan oleh embusan angin,” ujarnya, menjelaskan.
Selama satu pekan ini, lanjut dia, tinggi gelombang air laut di selatan DIY adalah sekitar 1,5 meter hingga 2,5 meter karena terkena dampak tekanan udara rendah di sekitar Australia.
Source : republika.co.id
Sudah Baca Yang ini :
- Untitled
- FASHION ALA KOREA
- Untitled
- misteri kisah cinta aril
- CARA MENGHILANGKAN JERAWAT
- Kamera SLR Nikon D5000
- sinopsis film I love u mas bro
- cara diet alami dan sehat
- Pernikahan Nicky Tirta dengan Liza Putri indonesia lingkungan
- Berita jumpa pers di Rumah Benazir Endang Istri Muda Limbad ternyata HOAX

Tweet This
Share on Facebook
Digg This
Save to delicious
Stumble it
RSS Feed